Proses rekrutmen berkontribusi terhadap keberhasilan perusahaan. Pasalnya, individu atau karyawan adalah salah satu modal berharga bagi perusahaan, selain modal finansial dan peralatan atau teknologi. Keberhasilan sebuah perusahaan mencapai visi, misi, dan tujuannya sangat bergantung pada kualitas individu di dalamnya, termasuk pemimpin dan karyawan.
Bagi tim HR yang bertugas menjalankan proses rekrutmen, mendapatkan individu berpotensi lagi sekadar tugas administratif, melainkan fungsi strategis yang menentukan keberlangsungan perusahaan.
Apa Itu Proses Rekrutmen?
Secara umum, rekrutmen ialah proses mencari, menemukan, dan menarik kandidat yang memiliki kemampuan untuk dipekerjakan oleh organisasi atau perusahaan.
Menurut Schermerhorn (1997), rekrutmen adalah proses penarikan sekelompok kandidat untuk mengisi posisi yang lowong. Dalam praktik tersebut, tim HR akan memperhatikan orang-orang yang memiliki kemampuan dan keterampilan untuk memenuhi spesifikasi pekerjaan yang dibutuhkan oleh perusahaan.
Proses ini juga memungkinkan tim HR menjaring kandidat berpotensi sebanyak-banyaknya, sehingga perusahaan mempunyai kesempatan yang lebih besar untuk melakukan pilihan terhadap calon pekerja yang dianggap memenuhi kualifikasi.
Berdasarkan Dr. Hj. Sofia, S.E., M.M., M.Pd. dalam Manajemen Sumber Daya Manusia, aktivitas rekrutmen dirancang untuk memengaruhi tiga hal penting.
- Jumlah sumber daya manusia (SDM) yang melamar untuk lowongan tertentu
- Jenis SDM yang melamar
- Kemungkinan SDM yang melamar akan menerima berbagai posisi yang ditawarkan
Pada dasarnya, proses rekrutmen dapat digolongkan menjadi dua sumber, yaitu internal dan eksternal. Sumber internal mengacu pada langkah perusahaan mengisi posisi lowong dari internal atau karyawan yang memiliki spesifikasi posisi tersebut.
Untuk sumber eksternal, biasanya berasal dari proses rekrutmen yang membuka peluang kandidat di luar sana untuk melamar pada posisi yang dibuka. Pengumuman lowongan kerja dapat dilakukan melalui web perusahaan, media sosial, dan platform pencarian kerja.
Bagi tim HR, ini bukan sekadar mengisi kursi yang kosong, tetapi ada lima tujuan dalam proses rekrutmen, yaitu:
1. Talent pool
Dari proses rekrutmen, tim HR atau perekrut menciptakan talent pool, sehingga perusahaan memiliki opsi terbaik untuk memilih kandidat ke tahap selanjutnya dan/atau memiliki akses ke individu terbaik di bidangnya sesuai kebutuhan perusahaan saat ini dan masa depan.
2. Tingkatkan efektivitas
Dengan menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat, efisiensi operasional dan produktivitas akan meningkat secara signifikan.
3. Employer branding
Employer branding dapat membangun citra perusahaan, karena tim HR atau perekrut menginformasikan latar belakang perusahaan secara singkat, sehingga kandidat tertarik bekerja dan mereka yang tidak sedang mencari kerja membuka peluang ke perusahaan tersebut. Saat melakukan hal ini, Anda mencerminkan nilai perusahaan yang bisa menjadi bahan pertimbangan kandidat.
4. Efisiensi proses
Proses rekrutmen yang dilakukan dengan perencanaan matang akan mengurangi risiko perputaran karyawan (turnover) yang tinggi. Jadi, praktik ini dapat menghemat biaya pelatihan dan rekrutmen ulang.
Next: 6 Tipe Automasi yang Sesuai Kebutuhan Bisnis
Metode Rekrutmen Karyawan: Internal vs. Eksternal
Secara garis besar, metode rekrutmen dibagi menjadi dua kategori utama, yakni internal dan eksternal. Tim dan manajer HR harus mampu menyeimbangkan kedua metode ini sesuai dengan kebutuhan perusahaan/
Rekrutmen internal
Rekrutmen internal terjadi ketika perusahaan mengisi lowongan posisi dari karyawan yang sudah ada. Metode ini bisa melalui promosi, mutasi, atau referensi internal.
- Kelebihan: biaya lebih murah, kandidat sudah memahami budaya perusahaan, dan meningkatkan moral serta loyalitas karyawan karena ada jenjang karier yang jelas
- Kekurangan: membatasi individu dari luar yang membawa ide-ide segar serta menciptakan kekosongan di posisi yang ditinggalkan oleh karyawan yang menduduki suatu posisi
Rekrutmen eksternal
Rekrutmen eksternal merupakan pencarian kandidat dari luar perusahaan. Media yang digunakan beragam, mulai dari portal lowongan kerja, media sosial, recruitment agency, hingga campus hiring.
- Kelebihan: membawa perspektif baru dan inovasi ke dalam perusahaan dan memungkinkan perusahaan mendapatkan tenaga kerja dengan keahlian spesifik yang tidak dimiliki oleh karyawan internal saat ini
- Kekurangan: proses cenderung lebih lama dan mahal serta risiko ketidakcocokan kandidat dengan budaya perusahaan
Next: Coretax: Definisi, Tujuan, dan Cara Membuat Akunnya
Perbedaan antara Rekrutmen dan Seleksi
Sering kali, dalam bidang HR terdapat istilah recruitment and selection (rekrutmen dan seleksi). Istilah tersebut digunakan secara bergantian dalam percakapan sehari-hari. Namun, keduanya memiliki perbedaan, yaitu:
Definisi
- Rekrutmen: proses mendorong dan menarik kandidat untuk melamar posisi yang tersedia
- Seleksi: proses memilih kandidat yang paling sesuai dari kumpulan pelamar
Tujuan
- Rekrutmen: menciptakan talent pool yang berisi kandidat berpotensi dan terbaik di bidangnya
- Seleksi: menyaring kandidat untuk mendapatkan individu yang paling kompeten
Pendekatan
- Rekrutmen: mengundang kandidat sebanyak-banyaknya
- Seleksi: mengeliminasi kandidat yang tidak memenuhi syarat
Urutan
- Rekrutmen: tahap awal setelah identifikasi kebutuhan SDM
- Seleksi: tahap lanjutan setelah proses rekrutmen selesai
Hasil akhir
- Rekrutmen: membuat daftar kandidat berpotensi dan terbaik sesuai kebutuhan perusahaan
- Seleksi: menawarkan kontrak kerja kepada kandidat terpilih
Pada dasarnya, rekrutmen adalah proses menebar jala untuk mendapatkan sebanyak mungkin ikan, sedangkan seleksi ialah proses memilah ikan mana yang memenuhi standar kualitas untuk dikonsumsi atau dipelihara lebih lanjut.
Sebagai gerbang utama masa depan perusahaan, proses rekrutmen harus dimulai dengan penetapan tujuan dan rencana strategis agar Anda dan tim mendapatkan individu terbaik di bidangnya. Mereka adalah fondasi kesuksesan perusahaan yang siap berkontribusi berdasarkan keterampilan, pengalaman, dan pengetahuan.




